Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juni 2010

Mon Lumiere

Perkenalkan, anggota baru dalam kehidupan saya:



Ya, akhirnya saya mewujudkan salah satu keinginan saya untuk memiliki compact digital camera. Dan karena saya hobi memberi nama gadget-gadget saya biar terkesan lucu dan imut (seperti yang punya), maka kali ini pun saya memutuskan untuk memberi nama: Lumiere. Panggilannya Lumi-chan (cute abis).

Lumiere sendiri artinya cahaya dalam bahasa Prancis. Eh tapi sebenarnya karena kamera Panasonic tipe FS42 ini makenya lensa Lumix sih, jadi saya sambung-sambungin aja jadi Lumiere. Spek-nya udah lumayan mangstab. 10 megapixel, 4x optical zoom, scene options, face detection, dan yang paling penting sih fitur stabilizer. Maklum, sering tremor kalo megang kamera. Dan karakter warna yang dihasilkan juga terang dan tajam. Sebagai kamera entry-level, Insya Allah cukup memuaskan (belom diutak-atik lagi sih).

Makasih bapak dan ibuku sayang (hehe.. iya, kamera ini hadiah dari orangtua saya)

Tunggu jepretan-jepretan eksotis saya di post-post berikutnya!

Selasa, 13 April 2010

Coba-coba


Haha..norak sih, tapi saya lagi nyoba ngirim gambar ke blog langsung dari hape saya :D


Update : Ternyata memang bisa! Ya ampun tambah sayang deh saya sama Sonya (nama hand phone SE K800i saya). Lain kali saya upload lagi deh via Sonya (tapi resolusinya harus kecil sih biar ga nyedot pulsa banyak hehe).

Selasa, 23 Februari 2010

My Favorite Stuff #1 : Ringo

Oke, sebenernya gw baru memutuskan dua menit yang lalu bahwa namanya adalah Ringo.
Kenapa namanya itu?
Tidak lain dan tidak bukan adalah karena Ringo merupakan sebuah gadget keluaran Apple (ringo itu apel dalam bahasa jepang).
Oh tentu saja Ringo bukanlah iPhone secara gw ga punya duit buat ngebeli hand phone mahal itu. Bukan pula Macbook, apalagi iPad.
Ringo yang gw maksud adalah iPod nano 2 GB keluaran tahun 2005 yang dibelikan ortu gw pas kelas 2 SMA. Desainnya yang langsing tipis serta kualitas suara yang tajam adalah keunggulan utama dari iPod ini. Apalagi warnanya yang hitam metalik sungguh elegan. Dan yang paling penting, untuk jenis orang destroyer macam gw, Ringo adalah satu-satunya gadget milik gw yang awet selama lima tahun ini lho (selamat buat gw!).
Jadi inget, pas pertamakali ngebelinya pun Ringo sudah tertimpa musibah. Waktu itu gw menitipkan Ringo di counter penitipan Gramedia sementara gw ongkang-ongkang kaki nyari komik. Terus, dengan pintarnya gw lupa begitu saja dan melenggang pulang ke rumah... masalahnya, Gramedia-nya di Tangerang dan rumah gw di Cilegon! (mana gw ingetnya pas udah nyampe rumah pula).
Yah untungnya ada tante gw yang tinggal di Tangerang dan bisa dititipin untuk ngambil Ringo (makasih tante). Akhirnya kami dipersatukan kembali deh :">

Meski sekarang Ringo udah compang-camping dan cacat di mana-mana, tapi Ringo masih setia mengabdi (bahkan earphone aslinya udah menghilang dan chargernya telah RIP sejak tiga tahun yang lalu). Sekarang tiap hari Ringo gw bawa ke kantor lho buat nemenin magang (dan berguna banget untuk jadi flash disk dadakan) :)

I love you, Ringo (heart)

(gambar akan disertakan nanti)