Rabu, 24 April 2013

Love Post

it's been a while since the last time i posted something here. honestly i have lots of spare time now, but to write something, it requires more than just free time, right? compared to my college years when i could write hundreds posts in a year, it's such a shame that in these past two years (right right, since I graduated!) I became so unproductive. maybe that's what we call "writer's block"(not that I'm a writer though).

so today, i have this determination to update this blog. i should write something. anything.

and because right now I'm missing my husband so much, i decide to pick him as the main subject of this writing. 

my husband-he is in offshore field right now-is a handsome man in the eyes of his wife. but that does not make me instantly fall for him--he is, to be honest, just not my type. In our early encounters, I assumed that he was kinda stiff, lack of humor-type of man. i did not feel so comfortable around him at first. but he was so persistent (he said it was one of his strategy: "dipepet terus sampai mau")and eventually, we spent more time together--from breakfast to dinner, movies, beach etc. if i did not want to spend time outside my dorm (because I'm too lazy), then he would come and ask me to accompany him eat something in the nearby food shop. i ended up getting used to his presence. and he was not the man that i thought to be anymore. he is actually funny (in his own cute way), kind, and very patient. i become so open up and be myself in front of him. slowly i fall for him :)

right now we've been married for almost 4 months.

it feels so GREAT.

yes, we have argued many times. i'm a sensitive person and he is, well, he is just a MAN. we apparently have different point of view towards many things. clashes are unavoidable. 

nonetheless, it is still very beautiful to share your life with someone you love 

it is pleasant to have him holding my hands 

it is amazing to have him hugging me before we fall asleep

 it is a sacred moment when we learn Al-Qur'an together 

it is funny whenever he puckers his lips like a fish, asking me to kiss him

and everything is under the right way, the strong marriage bond. 

I love you my husband, Prayudi Noverri

wish us the greatest life together forever :)

Senin, 11 Maret 2013

Cooking Story : Tempeh Nugget

The first time I tried tempeh nugget was in a seafood restaurant named "Kedai Laut" in Balikpapan. The nuggets are thin, crisp and tasty. But it won't be perfect without its complementary condiment : chili paste. The paste is rich with hint of shrimp paste a.k.a terasi which makes it a bit pungent but savory as well. 

In other words, this menu is a must-order whenever I visit this restaurant. Yum.

And this morning, I finally decided to try the recipe. It's quite easy actually; you only need good quality tempeh, garlics, salt, pepper, nutmeg, eggs, and bread crumbs. With the magic of steamer and frying pan, voila! Here's the tempeh nugget made by me :D


Unfortunately, I haven't discovered the right chili paste recipe so I just ate them with bottled chili and tomate sauce. Still delicious nonetheless :D

Selasa, 19 Februari 2013

Cooking Cooking

Dari jaman dulu, gw itu orangnya sama sekali ga bisa masak. Bukannya ga tertarik sih.. Tertarik banget
sebenernya. Cuma energi malesnya tetep lebih gede, jadilah sampai nikah pun gw tetep nyaris zero capability dalam urusan masak. Bedain lengkuas sama jahe dan ketumbar sama merica aja ngga bisa. Yang namanya sawi, kol, kembang kol, dan brokoli aja juga masih ketuker-tuker. Hihihi.

Namun namun.. Karena pesan Bunda, kalo jadi istri itu harus bisa ngerawat suami.. Ya sudah, pelan-pelan akhirnya daku belajar masak juga deh. Terutama setelah kita berdua ngontrak rumah dan punya laboratorium masak-memasak a.k.a dapur sendiri hehe. Sebelumnya kan kita sempat semingguan tinggal di kosan daku. Ada dapurnya sih tapi kurang menggairahkan bentuknya, jadilah awal nikah kita beli makanan terus :D

Eittss.. Setelah nikah, bukan berarti jadi tiap hari masak sih. Soalnya sampai sekarang, daku masih sibuk dengan kerja kantoran. Pulangnya paling cepet ya sekitar jam 7 juga nyampe rumahnya. Udah capek pikiran dan perasaan, hilanglah tenaga untuk memasak. Jadi jarang banget masak serius kalo weekdays, kalo pun masak ya yang tinggal srang sreng goreng aja #hadeuh

Yoaaa.. Setelah nyaris dua bulan menikah, daku harus membanggakan bahwa akhirnya kemampuan masak daku lumayan berkembang juga. Hehehe. Bangga bener dah. Secara teknik emang belum jago-lah, motong-motong atau ngupas-ngupas masih semlehekete... Tapi kalo urusan rasa, Alhamdulillah si mas ngga pernah protes tuh. Eh pernah ding sekali, waktu itu karena gw nyeburin ikan teri banyak-banyak ke sop sayuran sebagai pengganti msg. Hasilnya: sop-nya jadi rasa asin teri deh. Hihihi. Kan yang penting daku ngga pake msg, masss.. Asin dikit tak apalah, daripada tak ada rasa :p
Tapi untuk yang lain-lain, semua masih eatable-lah. Dengan kualitas antara enak dan enak sekali *kayaknya si mas takut dilempar pisau kalau bilang masakanku tak enak*

Jadiii, inilah daftar masakan yang sudah pernah aku buat (semuanya masih jenis masakan nubi sih):

- Spaghetti (saosnya juga bikin sendiri)
- Ayam (fillet dada) saos pedas manis
- Ayam (fillet dada) goreng biasa
- Ayam (fillet dada) balado
- Sop sayuran (kaldu ikan teri)
- Sop sayuran (kaldu udang)
- Capcay
- Semur bola-bola daging
- Udang goreng tepung
- Udang goreng balado
- Tempe goreng tepung

Dibilang banyak juga belum banyak siiihh, secara masaknya kan cuma pas weeekend. Tapi lumayanlah, yang penting kalo sekarang ditanya: bisa masak apa ngga? Daku jawabnya kan bisa dengan lantang: "BISA, walau hanya dikit-dikit.." Bukan jawab bisa tapi sambil nyengir-nyengir karena bisanya masak air sama mie ajah. Hahaha.

Selasa, 22 Januari 2013

Marriage Life

Haloha. Sejak kehebohan masa-masa pra-nikah dulu, akhirnya gw punya kesempatan lagi untuk update ini blog.

Dan... Alhamdulillah sekarang gw udah resmi menjadi Nyonya Prayudi Noverri. Ihiyyy. Akhirnya gw merit juga! Masih amazed aja sih gw ternyata nikah secepat ini.. Emang sulit jadi cewek cakep #gorokleher

So, gimana kehidupan penganten baru??

Part Satu

Pasca pernikahan, kita langsung cabut hanimun ke Lombok, Gili Trawangan dan Surabaya.

We went to Tiu Kelep, one of the most beautiful waterfalls in Indonesia. It is located right in the foot of Mount Rinjani--which means we have to walk through the forest for 30 minutes. Eaa kok jadi pake english gini yaa.. Yah intinya sih gw harus tracking gunung tapi pake sepatu cantik (kacian sepatu akyu), nyebur-nyebur ke Sungai dan meniti jalan yang kanan-kirinya jurang untuk akhirnya tiba di Tiu Kelep--which is truly amazingly beautiful! Cantiiikkk bangett.. Ga rugi deh pengorbanan gw. Hehe.

Okay, day 1 masih utuhlah badan gw. Masuk ke day 2 nih, segala bencana itu dimulai... Bencana bernama Gili Trawangan!!

Dari gambar2 di internet, pantai Gili ini emang cakep mempesona. Dan benar, nyampe sana kita langsung disambut pantai yang berwarna hijau kebiruan kayak di pelem-pelem itu. Masalahnyaaa.. Gili itu pulau. Untuk ke pulau kita harus menyebrang laut dengan boat. Dan benar sekali sodara2, gw MABOK LAUT.

Apalagi pas kita ikut hopping island tour.. Hasrat ingin snorkeling pun gw kubur dalam-dalam. Aseli, baru setengah jalan aja gw udah mabok kepayang. Bye terumbu karang. Gw pun berusaha mengalihkan pusing gw dgn ngobrol2 sama satu bule cewek yg sama-sama mabok dan ga ikutan nyemplung ke laut. Hasilnya: gw makin pusing dan mabok. Puncaknya, isi perut gw keluar semua deh. Ya, di tengah jalan. Diliatin satu boat yang isinya bule semua itu. Meski demikian, untung si abang tetap setia mendampingi dan memegang tangan daku tanpa sedikitpun beranjak dari sisiku. Ahey. Jalan tengah pun kami pilih: saat berlabuh di pulau tetangga, kami memilih memisahkan diri dari rombongan dan sewa boat sendiri untuk balik ke Trawangan. Kebetulan si bule mabok (yg sebenarnya ga keliatan mabok) juga pengen balik ke Trawangan bareng suaminya. Jadilah kita istri-istri mabok dengan suami-suami kita yang penyayang patungan nyewa boat demi kehidupan yang lebih baik di daratan Trawangan.

Pokoknya kehidupan di Trawangan ga jauh dari pusing, mual dan mabok. Huhu. Mana makanan di sana mahal-mahal pulak. Eh tapi ada sih es krim super enak di sana, namanya Gili Gelatto. Saking enaknya, gw sampe ga yakin itu halal (tapi mbaknya sih bilang itu halal). Pokoknya gelatto rasa pistacchio-nya ruarrr biasa.

Pulang dari Neraka Trawangan, kita sempetin jalan-jalan keliling Lombok lagi. Ke desa tradisional Sade, beli oyeh-oyeh khas Lombok, dan ke pantai Kuta yang landscape-nya cantikkkkk banget. Setelahnya kita ke bandara utk ngejaf flight ke Surabaya--di mana pesawat kita di-cancel karena masalah operational. Mwahahahahahhaah. Suram. Walau dapet ganti rugi, tetep aja kita jadi buang waktu percuma.

Akhirnya kita baru bisa cabut ke Surabaya keesokan harinya. Di sana intinya kita makan, makan, dan makaaannn mulu. Sempet ke House of Sampoerna juga buat foto-foto ( tapi mabok euy nyium bau tembakau yang kuat banget). Besoknya udah balik lagi deh ke rumah daku di Cilegon buat istirahat sebelum balik ke Balikpapan. Huhu.......

Selasa, 01 Januari 2013

First Post in 2013

Haiyaaahhh.. Selamat tahun baru semuanyaaa. Semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik dari tahun lalu. Amin!

Menilik resolusi 2012 yang kacau balau, akhirnya tahun ini diputuskan resolusi gw menjadi sangat singkat saja : menjadi istri yang jago mengurus suami dan rumah! :">

Daaann.. Di tahun 2013 ini, unexpectedly, hal yang pertama gw lakuin adalah masak! Cuma masak telor ceplok sih hehehe.. Ga elit banget kan. Sementara yang lain mungkin merayakan tahun baru sambil ngeliat petasan di langit Jimbaran. Aih.

Anyway, ini masaknya bukan dalam rangka kelaparan tengah malam lho. Jadi rencananya daku besok mau puasa bayar utang. Tapi ya gitu, kalo lewat jam 12 gini belum tidur, sangsi banget deh bisa bangun jam 3-4 gitu buat sahur. Jadi ya sudaahh.. Sahurnya  sekarang aja deh hehe. Nasi telor ceplok dikecapin plus sekotak actvia stroberi. Moga cukup mengganjal perut sampe besok Maghrib yaa..

Ngomong-ngomong, sebenernya tadi telor ceplok yg gw goreng agak gosong nih. Ga berani daku balik telornya, parno sendiri takut minyaknya meletup. See?? Makanya ga salah kan gw pasang target jadi istri yang baik di 2013.. Istri yang ga bakal ngegosongin telor ceplok doang hihi..

Senin, 31 Desember 2012

Diettoooo

Post ketiga gw hari ini. Produktif banget ya gw di penghujung tahun gini hihi.

Gw mau sedikit curhat nih tentang berat badan. Kayaknya nurunin berat badan tuh jadi kewajiban yaa buat calon pengantin. Jadi inget temen gw yg dulu mau kawin, makanannya apel sama yoghurt aja tiap hari. Tersiksa meenn. Apalagi buat gw yg doyannya makan. Secara psikologis juga ngga pernah ada yang bilang gw gendut, jadi gw ga pernah bener-bener pay attention ke urusan berat.

Tapi tapi tapi... Menjelang nikah gini, gw jadi sadar kalo lemak gw ternyata menumpuk dimana-mana! Terutama yg paling annoying nih di bagian pinggang-pinggul-lengan. Bagian yang memang secara kasat mata ngga terlihat orang lain but they do exist. Uuhhh so not sexy! KESEEELLLL dan cemas juga takut kebayanya jadi ga muat di hari-H. Aaaaaaaarrrgggghhhh.

Mau diet sekarang masih cukup waktu ga yaa? Gw berusaha ngurangin asupan makanan siih.. Tp it means yang biasanya gw makan 4-5 kali sehari dikurangin jadi 3 kali sehari--which is sebenernya ga berarti apa-apa yaa untuk manusia biasa. Aduh. Ga ngerti banget deh, di rumah emak gw masaknya enak-enak mulu sih.. Kalo pun ga masak, sebelah rumah gw isinya restoran semua, gampang banget dapet makanan enak.

Aku galau.... Tolong jangan pisahkan aku dari makanan enak T-T

PS: pake kebaya itu bagusan agak montok kan ya badannya??